Pengganti Sepadan the Professor

Pada Juni lalu, publik pecinta sepakbola Inggris digemparkan oleh berita mengenai berakhirnya jabatan salah satu ikon tim raksasa Premier League, Arsenal. Ya, Arsene Wenger memutuskan untuk mengakhiri 22 tahun kebersamaannya bersama tim Meriam London tersebut. Tangan dingin yang dimiliki manajer berjuluk the Professor tersebut berhasil menyulap Arsenal menjadi salah satu kesebelasan sukses. Bahkan sejak awal kedatangannya pada tahun 1996, ia sudah membawa ancaman serius bagi skuat asuhan Sir Alex Ferguson. Trofi demi trofi berhasil diraih dari akhir tahun 90an hingga awal tahun 2000. Puncaknya tentu adalah pencapaian fenomal Invincible, yaitu Arsenal berhasil keluar sebagai Juara Premier League 2003 dengan catatan sempurna tidak terkalahkan sekalipun sepanjang kompetisi.  Tentu meneruskan apa yang sudah dikerjakan oleh Wenger bukan perkara mudah. Namun saya punya daftar pelatih yang memiliki kemampuan mumpuni untuk meneruskan jabatan yang ditinggalkan Wenger.

Luis Enrique. Setelah turun dari kursi kepelatihan Barcelona pada akhir musim 2017 lalu, Luis Enrique masih belum terikat kontrak dengan tim manapun alias free agent. Itu berarti membuka kemungkinan baginya untuk melatih Arsenal. Mengingat rekam jejak karir kepelatihannya semasa di Barcelona sangat baik. Pelatih yang pernah dinobatkan sebagai pelatih klub terbaik dunia tersebut berhasil mempersembahkan sebuah gelar Liga Champions, 2 gelar La liga, serta 3 gelar Copa Del Rey saat membesut tim Catalan. Dengan kondisi keuangan Arsenal yang saat itu sudah kembali pulih pasca krisis, Enrique akan memiliki dana segar untuk mendukung rencana permainannya. Dan diharapkan prestasinya saat di Barcelona bisa menular ke tim London Utara ini.

Patrick Vieira. Memulai debut di dunia kepelatihan dengan menjadi staff pengembangan tim muda Manchester City. Hanya 2 tahun berselang, ia mendapat promosi jabatan sebagai pelatih Manchester City U-21. Pada tahun 2016, Vieira hijrah ke Liga MLS dan menjadi pelatih kesebelasan New York FC. Meski belum pernah menghasilkan satu gelar pun, ia dianggap memiliki pengalaman yang tak dimiliki kandidat lain bersama Arsenal. Wajar saja, Vieira merupakan pemegang ban kapten saat era keemasan Arsenal. Tentu kalian pernah menyaksikan aksi magisnya saat menonton siaran langsung bola bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *