Gabriel Jesus Mampu Mencetak 13 gol Dalam 29 Penampilan

Musim lalu, striker muda Manchester City, Gabriel Jesus sanggup mencetak 13 gol dalam 29 penampilan di Liga Inggris. Dia membantu timnya menjuarai Liga Inggris. Namun, performa striker berusia 21 tahun itu menurun drastis musim ini. Dia baru mencetak 3 gol pada 14 pertandingan di Liga Inggris. Parahnya, pemain berasal Brasil itu sudah gagal mencetak gol dalam 11 pertandingan beruntun. Gabriel Jesus tak sendirian mengalami paceklik gol. Bintang Chelsea, Eden Hazard juga sempat mengalami kendala tadi pada animo ini. Dia absen mencetak gol buat Chelsea pada delapan pertandingan terakhir di Liga inggris.

Namun Hazard relatif beruntung. Sebab, pemain asal Belgia itu telah mencetak satu gol ketika Chelsea menang dua-1 atas Brighton, Minggu (16/12/2018). Hal yg dialami Eden Hazard & Gabriel Jesus ini belum seberapa. Ada 3 pemain di Liga Inggris yg mengalami paceklik gol sangat parah. Striker berasal Burundi, Saido Berahino sudah malang melintang di Liga Inggris semenjak 2010. Tercatat, dia pernah memperkuat West Bromwich Albion hingga Stoke City. Pemain berusia 25 tahun itu mengalami paceklik gol yg sangat parah. Dia pernah nir mencetak gol dalam 48 pertandingan pada Liga Inggris. Berahino membutuhkan 913 hari buat mencetak gol pertamanya buat klubnya, Stoke City pada Liga Inggris musim lalu. Ketika itu dia mencetak gol ke gawang Huddersfield, Agustus 2017.

Dikutip berdasarkan Cara Taruhan Judi, Luis Boa Morte pernah memperkuat Arsenal, Southampton, Fulham, hingga West Ham United kala masih aktif bermain di Liga Inggris. Dia mengalami paceklik gol ketika membela West Ham United dalam ekspresi dominan 2007/08 sampai 2009/10. Boa Morte gagal mencetak gol dalam 56 pertandingan beruntun. Pria yg sekarang berusia 41 tahun itu baru sanggup mencetak gol waktu West Ham melawan Manchester City. Tetapi pada animo berikutnya, ketika memperkuat klub Yunani, AEL, Boa Morte absen mencetak gol dalam 22 pertandingan berturut-turut.

Roy Keane Mengaku Kesal Dengan Paul Pogba

macaubetonline – Mantan kapten Manchester United, Roy Keane mengaku kesal bersama Paul Pogba. Bahkan, ia menuding gelandang timnas Prancis itu udah membawa dampak kecewa Jose Mourinho dan klub Setan Merah. Pogba tetap tak kunjung sanggup menunjukkan performa terbaiknya bagi Manchester United. Belakangan, ini Mourinho pada akhirnya lebih kerap menepikan pemain asal Prancis tersebut. Mourinho pun sepertinya semakin kehilangan kepercayaan pada Pogba. Bahkan, dia hingga mencopot lagi ban wakil kapten yang sempat disematkan kepadanya pada musim ini.

Bahkan, pelatih asal Portugal itu hingga bicara tidak dapat pernah lagi mengimbuhkan ban kapten Manchester United pada Pogba selama tetap berkuasa di Old Trafford. Keane sebenarnya mengaku takjub pada kebolehan Pogba. Akan tetapi, ia kesal melihat tingkah laku pemain berusia 25 th. tersebut. Saya dapat memainkan Pogba, ia mengetahui pemain berbakat. Apapun yang berlangsung di kepalanya, Ia tampaknya melepas manajernya kecewa,” cetusnya kepada itcbet.

Manajer membawanya ke klub, menjadikannya kapten di awal musim. Sekarang kita tidak melihat layaknya apa Pogba di lapangan latihan atau saat mereka lakukan perjalanan ke sejumlah pertandingan. Tetapi, jikalau orang itu tidak mengeluarkan kemampuannya yang sebenarnya, tidak pikirkan siapa Anda, ia layak untuk ditinggalkan,” tegas Keane.

Komentar Manajer Manchester United Tentang Boxing D

Manchester United dapat berupaya meneruskan momentum kemenangan sementara melakoni Boxing Day. Manchester United mengamuk pada laga perdana di bawah caretaker manajer Ole Gunnar Solskjaer. Manchester United menang 5-1 di markas Cardiff City pada pekan ke-18 Liga Inggris, Minggu (23/12/2018). Ini adalah kali pertama Manchester United mencetak lima gol pada pengalaman pertama di pentas Premier League sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada Mei 2013. Hasil itu sebenarnya tidak memicu Manchester United berganti berasal dari peringkat enam klasemen. Tapi, Paul Pogba dan kolega hanya tertinggal 8 poin berasal dari Chelsea dan Arsenal yang berada di peringkat empat dan juga lima. Setelah Cardiff, Manchester United dapat meladeni Huddersfield Town di dalam laga Boxing Day Premier League.

Pertarungan selanjutnya dapat digelar di Old Trafford, Rabu (26/12/2018) malam WIB. Bermain di kandang memicu Solskjaer benar-benar emosional. Maklum, ia dulu bermain bareng Manchester United selama 11 musim, yaitu 1996 – 2007. Tentu saja, anda berupaya mengendalikan emosimu dikarenakan saya ada di sana untuk melaksanakan pekerjaan, saya kudu fokus,” kata Solskjaer seperti dikutip berasal dari macaubet login, Selasa (25/12/2018).

Meski MU dapat bermain di kandang, Solskjaer menilai perihal itu tidak dapat mudah. Terlebih, tekanan yang kudu dihadapi lebih besar dikarenakan bermain di depan pecinta sendiri. “Itu tidak mudah, saya tak berpikir itu dapat mudah. Tapi, saya menantikannya dan saya pikir anak-anak benar-benar menantikan untuk bermain di Old Trafford,” ucapnya.

Bek Arsenal Ganti Profesi di Dunia Model

Bek Arsenal, Hector Bellerin, masih aktif di bidang fashion. Padahal, bek asal Spanyol ini tengah absen bermain lantaran dibekap cedera. Bellerin diberitakan pakai panggung London Fashion Week untuk menyalurkan hasratnya di bidang fashion. Bellerin sendiri sesungguhnya dikenal menggemari dunia fashion. Pengoleksi 179 caps dengan Arsenal ini pun berkunjung ke acara selanjutnya dengan busana yang memadai nyentrik. Bellerin Mengenakan jas warna ungu dengan kemeja putih di dalamnya.

Tidak memadai sampai di situ, pemain berusia 23 th. ini termasuk Mengenakan kaca mata hitam, topi abu-abu serta jaket berwarna hitam transparan. Untuk celana dan sepatu, alumni akademi Barcelona ini menentukan celana garis-garis hitam dan sepatu putih. Pemain yang belanja Arsenal sejak 2013 ini termasuk tidak ketinggalan beramah-tamah dengan lebih dari satu style di London Fashion Week. Mereka yang sempat berfoto dengan Bellerin pada lain style Leo Mandella, dan Cora Delaney. Bellerin mengakui, fashion adalah kegemarannya tak hanya sepak bola. Menurut Bellerin, hal itu berasal dari keluarganya yang sesungguhnya menggemari fashion.

“Sepak bola senantiasa jadi nomer satu, tetapi saya punya hal lain di di dalam hidup saya, seperti fashion, yang mana itu senantiasa tersedia di dalam keluarga saya,” ujar Bellerin pada Situs Taruhan Terbesar. “Ketika saya melihat orang-orang berkata, dia berpakaian seperti itu gara-gara dia inginkan perhatian. Itu melukai perasaan saya,” kata Bellerin.

Gugur di Piala FA, Pertegas Liverpool Hanya di Liga Inggris

Liverpool rupanya sangat sungguh-sungguh untuk memburu gelar Liga Inggris musim ini. Mereka tak ingin peluang mengakhiri paceklik gelar liga sejak awal 90-an kandas kembali waktu ini. Ya, paling akhir kali Liverpool merajai persaingan domestik di Inggris adalah pada musim 1989/90. Bahkan waktu itu Liga Inggris masih di dalam format yang lama, belum seperti sekarang.

Setelah itu pencapaian prestasi Liverpool di Liga Inggris sebatas finis di posisi kedua. Yakni pada musim 1990-1991 2001-2002, 2008-2009 dan 2013-2014. Saat musim 2013-2014 Liverpool sebenarnya punyai peluang besar untuk juara. Sayangnya pada pekan-pekan krusial, Liverpool terpeleset dan cuma finis ke-2 di bawah Manchester City dengan selisih dua poin. Kini peluang Liverpool untuk juara juga terbuka. Anak asuh Jurgen Klopp masih memuncaki klasemen dengan koleksi 54 poin berasal dari 21 laga.

“Kami punyai masalah yakni selamanya turunkan skuat yang sama di dalam sebagian pekan terakhir. Jadi pasti saja kami perlu rotasi di laga ini,” kata Klopp seperti dilansir laman resmi Bonus Deposit 100 Member Baru. “Saya mengganti banyak pemain bukan gara-gara ingin menyaksikan apakah skema ini berhasil. Tetapi saya menggantinya gara-gara keharusan,” ujarnya menambahkan. Yang memahami gugurnya Liverpool di dua persaingan tersebut menyebabkan mereka kini berkonsentrasi di Liga Inggris. Selain juga Liga Champions yang sudah memasuki babak 16 besar.